HUBUNGAN INVESTOR

Laporan Manajemen

Laporan Dewan Direksi

Damian Pudjiadi, MBA Direktur Utama

Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,

Damai Sejahtera kami sampaikan, semoga kita dalam kebaikan dan bimbingan Tuhan Yang Maha Esa.

Sepanjang tahun 2025, industri properti di Indonesia menunjukkan resiliensi yang baik di tengah dinamika perekonomian global dan domestik. Stabilitas pertumbuhan ekonomi nasional, tingkat inflasi yang relatif terkendali, serta kondisi sektor keuangan yang terjaga menjadi faktor utama yang menopang keberlangsungan aktivitas di sektor properti. Dengan capaian pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11% pada 2025, industri properti tetap mampu mempertahankan kinerja yang stabil dengan tingkat pertumbuhan yang moderat.

Pada segmen residensial, permintaan hunian, khususnya rumah tapak, tetap didominasi oleh kebutuhan tempat tinggal primer masyarakat. Dukungan kebijakan pemerintah melalui insentif fiskal di sektor perumahan serta kemudahan akses pembiayaan turut menjaga daya beli konsumen dan stabilitas penjualan. Sementara itu, sektor perhotelan mencatat pemulihan yang lebih baik, didorong oleh peningkatan perjalanan domestik, pertumbuhan sektor pariwisata, serta kembali meningkatnya penyelenggaraan kegiatan bisnis dan MICE. Kondisi ini memberikan kontribusi positif terhadap kinerja properti hospitality di berbagai destinasi utama.

Proses Perumusan dan Penerapan Strategi

Secara rutin, Direksi menyelenggarakan berbagai forum strategis, baik rapat internal, rapat bersama Dewan Komisaris, maupun bersama dengan para organ tata kelola dan unit kerja terkait. Dalam rapat-rapat
ini, Direksi menelaah perkembangan usaha, meninjau tantangan dan peluang, serta membahas berbagai isu strategis dan operasional yang memerlukan penanganan dan evaluasi lebih lanjut. Penelaahan ini memungkinkan Direksi untuk menetapkan arah kebijakan, merumuskan strategi, serta mengambil keputusan secara kolektif dengan mengedepankan prinsip keadilan dan kepentingan jangka panjang.

Direksi terlibat penuh dalam tahap pelaksanaan strategi, termasuk pengawasan, evaluasi, dan penyempurnaan berkelanjutan. Kami memastikan implementasi strategi berjalan selaras dengan rencana melalui penguatan koordinasi lintas fungsi, optimalisasi pemanfaatan sumber daya, serta penerapan manajemen risiko yang disiplin. Peninjauan kinerja dilakukan secara berkala untuk menilai efektivitas kebijakan yang telah dijalankan, mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan, serta menetapkan langkah tindak lanjut secara tepat. 

Kebijakan dan Strategi

Guna mendorong produktivitas dan meningkatkan efektivitas operasional, Perseroan terus mengoptimalkan penerapan Lean Six Sigma sebagai pendekatan untuk meningkatkan produktivitas, efektivitas, dan efisiensi operasional. Sepanjang tahun 2025, Perseroan berfokus pada penyelesaian dan pengembangan proyek-proyek yang masih berlangsung, peningkatan kualitas secara bertahap pada aset properti yang memerlukan pembaruan, serta penyediaan produk properti yang semakin selaras dengan kebutuhan dan preferensi pasar.

Sejalan dengan itu, Perseroan juga terus berupaya menghadapi tantangan industri dengan memperkuat daya saing melalui efisiensi biaya, inovasi produk, optimalisasi portofolio properti, serta meningkatkan kualitas layanan guna menjaga kepercayaan pelanggan dan memastikan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan di tengah dinamika pasar properti.

Kinerja di Tahun 2025

Pada tahun 2025, Perseroan telah merencanakan pengembangan sejumlah proyek baru sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan pertumbuhan usaha. Perseroan senantiasa menjalankan fungsi pengawasan, perencanaan strategis, serta penguatan kebijakan secara konsisten guna memastikan keselarasan arah pengembangan usaha dengan visi jangka panjang.

Dari perspektif keuangan, pada tahun 2025 Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp40,59 miliar. Meskipun mengalami penurunan sebesar 1,7% dibandingkan tahun 2024, pendapatan hotel tercatat meningkat sebesar 51,6%, dari Rp10,43 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp15,81 miliar pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata pada tahun 2025 tumbuh kuat, sesuai dengan laporan Kementerian Pariwisata yang menyatakan adanya peningkatan signifikan dalam kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik. Perseroan berharap ke depannya sektor pariwisata di Indonesia akan terus tumbuh dan berkelanjutan.

Pada tahun 2025, Perseroan juga mencatat peningkatan laba bersih sebesar 146,67%, dari rugi (Rp3,45 miliar) pada tahun 2024 menjadi laba sebesar Rp1,61 miliar pada tahun 2025. Selain itu, laba komprehensif tahun berjalan Perseroan juga mengalami peningkatan dari rugi (Rp3,76 miliar) pada tahun 2024 menjadi laba sebesar Rp1,70 miliar pada tahun 2025.

Perseroan berharap pada tahun 2026, selain sektor pariwisata yang terus bergeliat, sektor properti juga diharapkan akan terus meningkat seiring dengan banyaknya program-program yang diluncurkan oleh pemerintah, seperti Program 3 Juta Rumah serta insentif perpajakan berupa PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).

Tantangan Usaha

Di tengah dinamika perekonomian global dan domestik yang masih dibayangi ketidakpastian, Perseroan masih menghadapi berbagai tantangan usaha, termasuk dinamika daya beli masyarakat dan kebijakan pemerintah terhadap sektor properti. Selain itu, kami juga mencermati adanya peningkatan intensitas persaingan dan kenaikan biaya konstruksi. Dalam situasi ini, Perseroan senantiasa menerapkan strategi yang terukur dan adaptif, dengan menempatkan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko yang disiplin, serta evaluasi berkelanjutan untuk menjaga stabilitas operasional dan keberlanjutan usaha.

Seiring dengan perubahan perilaku pasar dan tuntutan digitalisasi, Perseroan juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi untuk memperkuat strategi pemasaran dan penjualan. Pengembangan kanal penjualan online menjadi salah satu fokus, melalui pemanfaatan situs web resmi, media sosial, serta berbagai platform dan aplikasi properti digital guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kemudahan akses bagi pelanggan.

Prospek Usaha

Direksi optimis bahwa industri properti nasional memiliki prospek yang relatif positif di tahun 2026. Pandangan ini didukung oleh stabilitas ekonomi nasional, peningkatan investasi, serta dukungan kebijakan pemerintah yang berkelanjutan dalam menjaga daya beli masyarakat. Pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan tetap solid di kisaran 5% menjadi fondasi penting bagi sektor properti, karena berpengaruh langsung terhadap kemampuan masyarakat membeli rumah, ekspansi bisnis, dan peningkatan aktivitas investasi. Kebijakan fiskal seperti insentif pajak properti serta percepatan pembangunan infrastruktur diharapkan dapat menciptakan multiplier effect terhadap nilai lahan, mobilitas penduduk, dan permintaan hunian di berbagai kota berkembang.

Permintaan terhadap hunian tapak diproyeksikan masih tinggi karena rumah merupakan kebutuhan primer dengan basis pasar yang luas dan relatif stabil. Selain itu, kebijakan pemerintah yang memperpanjang
insentif pajak pembelian rumah hingga 2027 semakin menjaga daya beli konsumen dan mendorong penjualan unit hunian baru. Di sisi lain, sektor properti perhotelan menunjukkan momentum pertumbuhan yang semakin kuat seiring pulihnya sektor pariwisata nasional. Nilai pasar properti hospitality Indonesia diperkirakan terus meningkat, didorong oleh peningkatan kunjungan wisatawan, pembukaan rute penerbangan baru, pengembangan kawasan ekonomi khusus, serta pembangunan infrastruktur strategis termasuk ibu kota baru.

Penerapan Tata Kelola Perusahaan

Penerapan GCG merupakan pilar utama bagi Perseroan dalam menjalankan kegiatan usaha secara berkelanjutan, transparan, dan bertanggung jawab. Di tengah dinamika industri properti yang dipengaruhi oleh perubahan kondisi ekonomi, regulasi, serta ekspektasi pemangku kepentingan, Perseroan berkomitmen memastikan seluruh proses bisnis dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip GCG dan aspek
ESG. Implementasi GCG merupakan bagian integral dari strategi Perseroan dalam menciptakan nilai jangka panjang dan menjaga kepercayaan investor, pelanggan, mitra usaha, serta masyarakat.

Di bawah pengawasan Dewan Komisaris, Direksi berkomitmen untuk menjalankan pengelolaan operasional yang profesional dan berintegritas. Perseroan senantiasa menerapkan sistem pengendalian internal yang memadai, manajemen risiko yang terintegrasi, serta fungsi audit internal yang independen guna memastikan efektivitas operasional, keandalan pelaporan keuangan, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Perseroan juga menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap pengambilan keputusan bisnis, termasuk dalam pengembangan proyek properti dan pengelolaan investasi.

Penerapan Praktik Keberlanjutan Tahun 2025

1. Kebijakan Merespon Tantangan Dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan

Perseroan memandang keberlanjutan sebagai fondasi utama dalam menjaga kesinambungan usaha dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Sebagai perusahaan yang bergerak di industri properti, Perseroan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis, proses pengembangan proyek, serta pengelolaan operasional. Dengan tetap berpegang pada nilai-nilai keberlanjutan People, Profit, dan Planet, Perseroan senantiasa berupaya menciptakan kawasan hunian dan komersial yang layak, ramah lingkungan, efisien dalam sumber daya, serta mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat.

Dalam merespons berbagai isu keberlanjutan, Perseroan secara aktif menerapkan efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah konstruksi, dan
penggunaan material ramah lingkungan. Perseroan juga memperhatikan aspek sosial melalui penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat, pemberdayaan masyarakat sekitar proyek, serta penerapan standar
keselamatan dan kesehatan kerja yang ketat. Dari sisi tata kelola, Perseroan memastikan transparansi, kepatuhan, dan praktik bisnis yang etis sebagai bagian integral dari implementasi keberlanjutan.

Kami berkomitmen kuat untuk mendorong penerapan praktik keberlanjutan secara konsisten dan terukur melalui penetapan kebijakan keberlanjutan, integrasi target ESG ke dalam rencana strategis Perseroan, serta penguatan sistem pemantauan dan evaluasi kinerja keberlanjutan. Dalam pelaksanaannya, Perseroan menyadari terdapat sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi pencapaian target keberlanjutan, antara lain dinamika regulasi lingkungan, peningkatan biaya pembangunan hijau, kebutuhan investasi awal yang
lebih besar, serta meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan terhadap standar keberlanjutan.

2. Penerapan Praktik Keberlanjutan

Dari perspektif lingkungan, Perseroan secara berkelanjutan mengintegrasikan prinsip efisiensi energi dan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab dalam operasional aset. Inisiatif ini diwujudkan melalui optimalisasi penggunaan energi dan air, penerapan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan, penggunaan material berkelanjutan, serta pengelolaan limbah yang lebih terstruktur.

Pada aspek sosial, Perseroan terus mengimplementasikan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas hidup, serta penguatan hubungan yang harmonis dengan komunitas disekitar wilayah operasional. Program-program tersebut dirancang
secara terarah dan berdampak jangka panjang, dengan mengedepankan
prinsip inklusivitas, partisipasi aktif masyarakat, serta penciptaan nilai
sosial yang berkelanjutan.

Strategi Pencapaian Target

Perseroan menerapkan pengelolaan risiko keberlanjutan secara terintegrasi, mencakup risiko ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. Risiko ekonomi dikelola melalui disiplin investasi, diversifikasi proyek,
serta penguatan likuiditas. Risiko sosial diminimalkan melalui penerapan standar keselamatan kerja, hubungan yang harmonis dengan masyarakat, serta kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan. Sementara itu, risiko lingkungan dikelola melalui pengendalian dampak lingkungan serta pemantauan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Di tengah berbagai tantangan, Perseroan melihat peluang yang signifikan dari meningkatnya kesadaran pasar terhadap properti berkelanjutan, efisiensi energi, serta kawasan hunian yang sehat dan terintegrasi. Perseroan juga akan terus memantau perkembangan situasi eksternal dan melakukan penyesuaian strategi secara adaptif guna memastikan pertumbuhan usaha yang sehat, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Apresiasi

Perseroan mampu membukukan kinerja yang baik sepanjang tahun 2025 berkat kerja keras, komitmen, dan dedikasi seluruh karyawan, manajemen, serta dukungan para pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam perjalanan Perseroan. Untuk itu, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang senantiasa memberikan dukungan dan kepercayaan kepada Perseroan. Kepercayaan tersebut menjadi
fondasi penting yang memungkinkan Perseroan untuk terus melangkah maju, bertumbuh secara berkesinambungan, dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Damian Pudjiadi, MBA
Direktur Utama